Kamis, 31 Oktober 2013

MENOLAK LUPA: CATATAN HITAM PENGAKUAN DOSA



 #INTRO
            Suasana UTS (Ujian Tengah Semester) yang menegangkan bagai sedang berada ditengah hutan yang gelap gulita yang dipenuhi hewan-hewan buas baru saja berakhir, dan saya pun dapat menghela nafas dengan santai, bagaikan merokok dipagi hari yang cerah ditemani secangkir kapal api. Sesaat suasana damai, tentram dan santai saya rasakan, tiba-tiba saja segerombolan manusia yang mengatasnamakan diri mereka Tim Evaluasi datang dan masuk kedalam ruangan perkuliahan. Mereka memberi instruksi untuk kegiatan Himpunan perihal Kaderisasi, setelah selesai mereka memulai memanggil para Mahasiswa Baru, peserta kaderisasi yang datang terlambat dalam acara kaderisasi sabtu siang lalu. Satu per satu dari kmai yang terlambat maju ke depan kelas memenuhi permintaan para TE. Posisi saya pada saat itu mungkin sedang dilanda kesialan, godamnshit pasti saya kena semprot gegara telat. Karena memang hanya saya, satu-satunya MaBa yang terlambat datang hingga duabelas jam. Ironis memang seseorang yang sedang ditempa untuk menjadi individu yang baik malah menghiraukan perintah Kakak Senior.
            Di depan kelas yang kira-kira berukuran 5x7m itu saya berdiri sendirian, seperti seorang yang akan dihukum cambuk karena melakukan tindak kekerasan disebuah keramaian. Mulailah saya ditanya-tanya, seperti semacam penjahat federal yang di introgasi didalam ruangan introgasi yang sangat menakutkan, namun berbeda dengan seperti apa yang kita saksikan ditelevisi-televisi, saya di introgasi dengan disaksikan sekitar empatpuluh enam pasang mata yang secara membelalak keheranan ditambah segerombol masa yang mengatasnamakan dirinya TE. Mereka pun dengan sigap memulai prosesi tanya kejamnya kepada saya.
            “Dwi, dari mana aja kamu? Bisa sampai telat datang, dan telatnya luar biasa lagi.”
            “Saya nyablon, Kak. Kerjaan lagi hectic pisan.”
            “Nyablon apa?” potong seorang TE
“Nyablon kaos.” awab saya tenang
“Kirain nyablon muka.” cibir seorang TE santai
            Ah shit! Ini hari sial buat saya, seorang anak culun dengan titel MaBa dan sialnya kenapa saya harus berhadapan dengan manusia-manusia ini? Sudahlan, mungkin ini peringatan dari Tuhan karena saya lalai. Setelah itu saya pun terus dihujani pertanyaan-pertanyaan perihal keterlambatan saya yang menyentuh angka 12 jam, that’s really cool, man! Acara tersebut sebenarnya dimulai pukul 11. 40 pagi, dan saya dengan seenaknya datang pukul 11.50 malam mungkin, dalam keadaan setengah seneng, setengah capel dan setengah kebingungan, ngapain dateng kesini yak? Disitu saya terus disudutkan, ditanya tentang keseriusan mengikuti agenda kaderisasi, mau lanjut apa gak, ya semacam itu.
            Jujur, selama ini saya memang dikaruniai rasa malas yang sangat mahadahsyat oleh Tuhan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan apapun yang tidak saya sukai. Ya, gimana sih kalo kerja tapi bukan passion lo? Setengah ikhlas jadinya. TE pun kembali menyodorkan serangkaian pertanyaan, dan bunyi yang asik seperti ini.
            “Kamu maunya dapet hukuman apa? Kamu udah luar biasa sekali pelanggarannya.”
            “Apa aja saya siap.”
            “Hebat ya, siap dikasih hukuman apa aja.”
            “Yakin? Yaudah temen-temen dikelas ini, maunya Dwi dikasih hukuman apa?”
            Salah seorang teman saya mengangkat tangan dan berkata
            “Review aja, soalnya dia kan gak mengikuti pematerian kemarin. Jadi dikasih tugas review tentang persidangan aja.”
            “Gimana yang lain? Setuju hukumannya itu?”
            “Iya setuju.”
            Beberapa saat kemudian TE mengelontorkan kembali hukuman, menyarankan hukuman fisik. Ah Gat! You must be kidding me. Tanpa ragu saya pun meng iya kan hukuman itu, karena memang saya sedang menjadi orang yang bersalah disini. Saya nerima hukuman fisik bukan berarti sok kuat, sok HULK atau ngeremehin TE, tapi ya emang salah, ya tanggung jawab, ya gak? Hahaha. Ibarat kata “Situ Jual, Gua Beli dah, mau gua beli berapa? Borong abis juga siap!” bukan berarti songong atau ngeremehin ya. Emang saya salah, salah bangeeeet. Dalam hidup saya berprinsip bahwa kita idup di jaman yang udah gila, chaos kalo kata anak-anak punk mah, hahaha. Jadi kita harus menegakkan Hukum Rimba dan Seleksi Alam. Kalau situ lemah, yaudah kelaut aja, nyerahin diri ke PAUS, atau gantung diri aja deh di MONAS. Soalnya anak-anak jaman sekarang itu berani dikala bergerombol, coba kalo Face to Face, dijamin kebelet kencing dah tuh, gak ada berani-berani sedikit pun.
            Akhirnya, hukuman sudah diputuskan oleh sang maharaja TE, bahwa saaya harus me-review persidangan dan akan dipertanggungjawabkan dikegiatan berikutnya. Ah shit! Saya belum bisa berlega hati, karena saya tetep kena hukuman fisik yang udah saya iya kan tadi. Dan bibir saya pun melengkung senang ketika hukumannya hanya sekedar push up sebanyak sepuluh kali, heloooo ini mah kebiasaan tiap pagi. Hukuman telah saya jalani dan saya pun diperkenankan duduk kembali. Dengan wajah setengah iblis saya lontarkan kata terimakasih kepada para TE dan kembali duduk di bangku dimana saya dapat merileksasikan otot-otot yang kejang dan nafsu pembinasaan yang meredam.


Dari pengantar di atas, sebuah intro lah kalo main musik mah, jeng jeng di awal yang kadang, naon sih? Hahaha. Saya akan emberikan penjelasan dibagian kedua ini. Menjelaskan dasar penjelasan mengapa saya terlambat. Terkhusus tulisan ini dibuat untuk mencurahkan semua yang ada di otak saya. Saya gak suka marah-marah, atau apapun dengan berbicara, kalo niat langsung sikat, john! Nah karena itu saya lebih suka menuliskan kejadian absurd, seru atau memalukan seeperti ini disini, ya tempat dimana tulisan-tulisan saya di pamerin, disombongin. Hahahaha
            Mengapa saya melakukan kesalahan? Saya memang mendedikasikan diri untuk hidup Merdeka, istilah bule nya “No Rules” karena pada dasarnya, manusia itu memiliki hak individu nya yang memang harus merdeka. Seringai aja ngerti kok, coba aja denger lagu Mengadili Persepsi (Bermain Tuhan) Individu Merdeka! Udah itu aja. Nah makanya kenapa saya telat, karena mungkin saya juga dilanda rasa malas yang membahana di dalam diri saya pada hari itu dan memang ada faktor pendukung lain yang menyebabkan saya terlambat datang.
            Sedikit bercerita, saya ini anak laki-laki yang dilahirkan dari sebuah keluarga kecil yang hangat yang dikepala keluargai oleh seorang Aparatur negara. Walaupun ayah saya seorang TNI, saya mengakui bahwa saya ini anaknya gak disiplin, urakan lah, Rock ‘n Roll kata Papah Lemmy juga. Selain itu saya juga berinteraksi dengan orang-orang yang memang tidak mau hidup dibawah sebuah sistem atau aturan. Saya dengan bangga cinta sama Indonesia, tapi saya gak suka sistemnya, gak suka sama antek-antek penjahat bertopeng emas yang hinggap semaunya itu. Sistem negara ini udah terjangkit impotensi, abstrak dan bias. Dari SMA, saya udah gak pernah mematuhi peraturan sekolah. Kayak rambut harus rapih, celana harus extra gobrang kayak penyanyi-penyanyi Hip Hop di New York, sepatu warna item dan masuk jam 06.45 pagi. Semuanya udah gak pernah saya patuhi, sumpah deh. Temen-temen SMA mungkin saksi-saksi hidup yang suka ngingetin tapi gak pernah saya denger. Hahaha dasar bajingan. Atas dasar itu, saya berfikir kalau saya ini inhibitor buat anak-anak angkatan 2013.
            Jujur aja, namanya juga pengakuan. Saya ini peserta kaderisasi yang gak pernah mematuhi peraturan MOU yang disetujui pada awal kaderisasi akan dimulai, tapi ya saya kan lagi pake topeng disini, lagi pake topeng badut, yang lucu tapi bisa juga menakutkan. Selama ini tanda pengenal yang ditempet di dada itu hanya saya pakai ketika evaluasi masuk atau ada agenda ketemu senior, selepasnya saya gak pake itu name tag. Topeng badut saya buka kalau gak ada senior, dan saya pake lagi ketika mereka gak ada. Kaos kaki, saya jarang pake warna putih,  soalnya saya orangnya teledor, jadi cepet kotor dah tuh. Urusan celana sayur kemeja dan sepatu itu mah ketara banget, jadi saya patuhin deh. Sisanya? Banyak, tapi saya bocorin segitu aja ah, saya menjunjung budaya Omerta sebenarnya.
            Kembali ke temen-temen yang lucu-lucu di angkatan saya. Saya sempat ingin netesin air mata, air mata asli ya bukan buaya, ketika mereka masih kasih dukungan buat saya yang melemah ini. Mereka pengen saya lulus juga, tapi saya nya gak tau diuntung gitu-gitu aja, gak ada perkembangan ke arah yang lebih baik. Saya selalu menanamkan prinsip ini dalem pertemanan “Ketika saya menerima seseorang menjadi sahabat, maka saya akan berbuat baik kepada dia. Saya tidak akan membohongi atau mengkhianati orang yang sudah kuterima sebagai sahabat.” Keren gak tuh? Hahaha. Karena itu saya akan berusaha menjaga persahabatan supaya gak putus, gak ada gap atau pembatas buat bersilaturahmi. Makanya saya suka pengen ngundurin diri kalau udah salah terus kudu dihukum seangkatan.
            Lalu, bagaimana dengan TE yang sudah mempermalukan saya sore hari tadi? Apakah saya akan membalas dendam atau sebagainya? Itu semua cuman akan menjadi tanda tanya besar karena saya menjunjung tinggi budaya tutup mulut bangsa sisilia, Omerta. Saya jadi inget perkataan seorang Don dia berkata, “Di dunia ini akan ada saat ketika orang yang paling rendah, kalau mau membuka mata terus, bisa membalas denda pada orang yang paling berkuasa.”
            Oke, sejauh ini saya menikmati peran saya sebagai seorang badut dengan topeng badut, namun semenjak kejasian sore tadi, saya beranggapan kalau topeng ini harus dilepas. Tatakrama dan sopan santun yang usang dan membusuk itu emang udah harus diilangin, bro. Kejujuran? Bicara soal kejujuran, menurut saya sih gak ada di dunia yang sudah renta yang diisi dengan dinamika dan berbagai macam persoalan yang akan merujuk pada Deadlock. Kejujuran atas dasar hati nurani itu mah gak ada,semua orang akan berperan pada saat dia ingin memerankannya atau kondisi yang memaksa dia melakukan suatu alibi, ya karena gak ada orang jujur, silahkan renugkan deh.
            Latar belakang saya terlambat juga emang karena ada pekerjaan yang superduper hectic, ngerjain barang yang banyak dan dikirim ke pulau dewata di esok hari, karena sedang ada permasalahan didalam kantor. Sebenarnya saya sudah menyelesaikan sablonan itu jam delapan lebih lah, tapi saya dapet invitation dari sebuah produk rokok sebut saja **rum Sup** untuk menghadiri konser The SIGIT karena mereka sponsor konser tersebut. Merek ini juga udah mensupport saya dan band kecil saya SLAYS (@SLAYSUCKS) sejak lama. Karena itu saya tidak menyia-nyiakan pemberian tiket gratis ini untuk datang ke konser Detournement milik The SIGIT yang diolah oleh 3HUNDRED dan FFWD Records di The Venue, Eldorado. Untuk itu saya sempatkan datang ke konser itu sebelum akhirnya saya menghadiri acara kaderisasi di kampus saya, yang letaknnya memang tidak jauh dari lokasi konser. Namun kesialan memang sedang melanda saya pada hari ini.

#OUTRO
            Mungkin itu tadi pemaparan saya mengenai cerita saya, keterlambatan saya dan dasar saya menuliskan tulisan ini. Saya hanya dapat menngucapkan kata maaf yang benar-benar tulus dari hati saya untuk teman-teman yang sudah mengikuti kaderisasi selama duapuluh tiga jam, sedangkan saya hanya delapan jam. Untuk TE, janganlah sesekali membangunkan Harimau yang sedang tertidur pulas. Itulah tadi catatan pengakuan dosa saya, semoga Bapak Negara di alam sanaa, yang menyaksikan kehidupan alam ini melalui perangkat parabola dapat memaklumi kelalaian dan kesalahan dari diri saya. Ini benar-benar kesalahan saya dan ini memang utuh apa adanya diri saya, yang dengan terpaksa harus hidup[ di jaman Kali Yuga. Semoga tidak ada yang tersakiti karena tulisan saya ini.
Salam Damai, Salam Sejahtera.
Vaya con dios.

Dwi Nur Akbar W,
seorang Buruh.

Sabtu, 01 Juni 2013

SANTASLAYS: Cerita Dibalik Lagu G.R.A.C.E


           
           Santa Slays adalah sebuah band solo project yang saya buat, sebuah perjalanan karir saya mulai dengan membuat lagu. Dan lagu tersebut saya beri judul GRACE. Lagu ini saya buat dalam beberapa menit dan persiapan untuk membuat sampler lagunya. That’s a simple words I made, but fully of meaning. Lagu ini awalnya saya anggap sebagai lagu tergagal yang dibuat oleh sebuah band baru yang mau muncul, namun ternyata sebuah karya yang dikenang dan dikenal oleh teman-teman dan para pendengar. Mungkin itu adalah sebuah bayaran yang setimpal dari apa yang saya ciptakan di lagu GRACE tersebut. Karena lagu ini saya ciptakan dengan sepenuh hati dan tanpa ada niatan untuk membuat lagu ini booming atau apapun.
            The Story so Far, lagu ini berawal dari keinginan saya untuk berkenalan dengan seorang wanita di sekolah saya sebut saja SMAN 5 Cimahi. Wanita ini adalah satu-satunya wanita yang saya suka di sekolah kecil itu. Namanya Gracia Yobel Gallilea, hahaha begitu fasih saya menyebut namanya ya. Sebenarnya saya mengetahui nama lengkapnya itu baru kemarin, saat pembagian nilai UN dan US yang ternyata nilai-nilai saya diatas rata-rata, haha ya walaupun US nya nilainya besar namun UN nya amat sangat kecil. Baiklah kembali ke cerita dibelakang lagu GRACE.
            Kenapa saya terlihat bego member judul GRACE? Ya karena saya mau blak-blakan menyatakan diri ke Grace (Grace adalah nama panggilan untuk Gracia), kalau saya suka sama dia. Namanya jodoh gak kemana, beberapa hari setelah saya upload lagu Grace ke akun reverbnation saya, Grace sepertinya tau perihal pembuatan lagu tersebut karena saya posting juga di akun twitter saya @FATxWII.
            Oke, jauh sebelum saya upload dalam proses pembuatannya, saya menghabiskan waktu 3 hari buat bikin sampler instrumennya.Karena keinginan yang menggebu, akhirnya saya memberanikan diri take vocal, masukin ke instrument yang udah saya beresin. Karena saya anak band yang kurang modal, alhasil saya record lagu tersebut diruman, selain lebih hemat, lebih efisien juga, karena tidak butuh waktu yang lama untuk mixing apalagi mastering, belum pernah terpikir oleh saya.
            Alhamdulillah, satu lagu pun saya bereskan dalam total waktu 1 minggu. Begitu senang hati saya, saat lagu selesai dibuat, saya unggah kea kun reverbnation dan undate di twitter juga akun facebook sebagai media promosi ala saya. Karena kebanyakan anak gaul itu ya, punya semua akun media social yang lagi hype atau baru, karena takut ketinggalan jaman, ya padahal akunnya juga gak seru,namun sekedar memiliki.
            Nah! Pertanyaan dari behind the song ini ya satu, kenapa saya suka sama anak perempuan yang bernama Gracia Yobel dan kenapa saya saking kebingungannya ingin kenalan dengan dia dan memutuskan membuat lagu??? Karena dia adalah wanita pertama di SMAN 5 yang membuat saya memilih, setelah sebelummnya saya berfikir anak SMAN 5 itu tidak ada yang masuk dalam kriteria saya.
            Fakta unik adalah Grace seorang penyanyi juga pemain piano, saya termasuk suka sama wanita yang bias main alat music, karena saya gak bisa main alat music apapun, haha tapi kenaa bias bikin sampler? Karena pake software mastering gitu, hahaha. Oke back to the track, saya juga menjadi amat sangat kagum setelah melihat tayangan video di Youtube, penampilanGrace sangat memukau, di video tersebut dia membawakan cover piano lagu Josh Groban yang berjudul Thankful. Josh Groban adalah seorang pria amerika yang bekerja sebagai penilis lagu, musisi, actor dan produser rekaman. Baiklah, penampilan Grace divideo tersebut membuat saya amat sangat takjub, hingga saya unduh video tersebut dan selalu saya putar sebelum saya tidur.
            Sebuah penantian pun saya alami, dimana Grace belum sadar dan mengetahui lagu tersebut saya tujukan untuk dia, tapi sering berjalannya waktu, akhirnya Grace mengetahuinya, dan yessssss…!!! Saya sangat senang dengan situasi ini, cita-cita yang saya idam-idamkan akhirnya terlaksana. Tapi tetep aja, disitu saya belum kenal sama dia dan amat sulit untuk kenal dengan dia. Dulu sebelum saya menjalani bisnis clothing saya adalah seorang yang tidak mau berusaha keras, saya mendapatkan ilham untuk menjadi pekerja keras setelah mendapatkan musibah dalam bisnis clothing tersebut. Alhasil karena saya bosan dengan situasi, dimana saya suka sama seseorang tapi saya gak tau gimana caranya buat ngedeketin diri saya ke dia, dan akhirnya petaka pun tibaaaa….
            Musibah dimulai setelah saya mendekati wanita lain, yak arena saya fikir saya gagal mengejar cinta Grace, karena saya orangnya yang bosan menunggu juga tidak banyak berusaha, akhirnya setelah saya dekat dengan seorang wanita, via akun twitternya Grace membuat kicauan yang berbunyi “Jadi, lgu GRACE buat siapa???” tidak sampai disitu saja, dia juga mengunfollow saya di twitter. Kesedihan muncul begitu saya mengetahui, bahwa Grace itu ingin saya dekati dan saya sedang dalam proses mendekati wanita lain, huaaaa rumit memang perjalanan cinta saya. Saya pun tertegun sekitar 15 menit, berfikir kenapa semua ini terjadi kepada saya, dan mengapa harus saat saya ingin menjalin hubungan dengan Grace, kenapa???
            Tepat saat saya kelas 3 SMA, saya mendapat anugrah dari Tuhan setelah saya mengikuti ritual di Bukit Cinta, sebuah tempat setelah Ranu Kumbolo saat saya sedang berlibur ke Gunung Semeru untuk mendaki ke Puncak Mahameru. Dalam urusan asmara, saya itu sial setelah mendekati sekitar 4 wanita hanya 1 yang merespon, dan begitu direspon saya digantungkan sekitar 1,5 tahun dan akhirnya dia menjalin kasih dengan lelaki lain, dan juga saya yang akhirnya mendapatkan pacar, harus berpisah beberapa bulan lalu, dengan jangka pacaran yang hanya 1 bulan, kesialan dalam cinta mungkin berawal dari saya yang tidak ada usahanya untuk mengejar Grace, ya memang dulu saya orangnya bukan pekerja keras, saya mendapat hidayah setelah jauh dari Grace dan mungkin memang jalannya seperti ini.
            Baiklah, mungkin sepenggal cerita ini dapat saya unggah kea kun blog saya, atau tumblr saya atau mungkin saya unggah pula kea kun facebook saya juga saya twit satu per satu ide pokok tulisan ini, namun satu yang tetap saya sesali, mengapa ketekunan saya untuk mengejar suatu hal itu muncul ketika saya sudah jaga jarak dengan Grace, dimana saya terus berusaha melupakan dia namun tetap tidak bias, hingga akhirnya saya dibuat galau olehnya. Semoga saja para pembaca yang baik hati yang setia setiap saat menemani saya lewat tulisan-tulisan smurf saya ini bias memahami isi hati saya yang sebenarnya, dimana rasa gundah gulana selalu menghantui saya saat saya latihan lagu GRACE, atau bahkan saat saya berniat meremix lagu tersebut, hingga seua hal-hal yang saya rasa tidak manusiawi bagi saya.
            Itulah tadi sepenggal kisah dibalik lagu GRACE dan bagaimana cara menanggulangi rasa galau saya untuk dekati GRACE dan akhirnya lagu GRACE bias di posting di beberapa akun, hingga beberapa orang menawarkan untuk kolaborasi dengan saya untuk membawakan lagu tersebut, dan akhirnya lagu GRACE dapat menjadi icon untuk SANTASLAYS dan menjadi satu-satunya lagu milik SANTASLAYS yang dikenang oleh orang-orang. That’s my lil’ stroty about meaning and behind da’ song, hope you all will be my dearest listeners and always tell my bad attitude or my bad story. Thanks everyone……..!!! :)

Jumat, 22 Februari 2013

CERITAKU : PERJALANAN MENUJU MAHAMERU

Hello saya Dwi Nur Akbar Wijaksono atau lebih dikenal dengan nama Wii. Supaya lebih akrab panggil saja aku Wii.Yupzi saya akan menceritakan pengalaman pertama saya menaiki gunung tertinggi di pulau Jawa, yess MAHAMERU. Gunung Semeru adalah bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Semeru dengan Puncak Mahameru berketinggiian 3676 mdpl, dengan ketinggian seginih saya merasa takut pada awalnya, mengapa? karena saya memiliki phhobia yg gak keren, ya takut ketinggian. hahaha. Tapi alhamdulillah berkat lindungan juga izin Alloh SWT saya mendapatkan keberanian untuk menaiki gunung tersebut. And this is my picture when i'm pose on da' top of the Mountain.


And the Story Begin

Hari itu tepat tanggal 28, Desember 2012 saya masih melakukan aktivitas seperti biasa, mulai dari memebereskan tempat tidur, mendengarkan musik-musik keras juga membantu kedua orang tua (saya anak yang pasti berbakti lho, ahahaha) oke dan saya masih latihan nyanyi, by the way saya ini vokalis lho, hahaha. Ini dia rangkuman jurnal saya saat melakukan pendakian menuju Puncak Mahameru.


Bandung, 28 Desember 2012
Pagi harinya saya masih melakukan aktivitas seperti biasa. Menjelang siang hari sekitar jam 1 siang saya berangkat menuju stasiun Bandung untuk menjumpai rekan saya Danu (partner saya menuju puncak Mahameru) diantar oleh Ayah saya, mengapa diantar??? Bukan masalah saya anak mamih atau anak papih karena jelas saya dilahirkan dari seorang ayah dan ibu, ehehehe. Alasannya karena Ayah saya ingin mengantar, itu saja. Back to the track. Setelah tiba di stasiun tidak lama berselang teman saya Danu tiba dengan membawa 2 kantong berisikan full pakaian juga perlengkapan dan logistik untuk survive, saya juga sama hanya saya cukup membawa sebuah ransel besar milik Ayah saya, karena saya gak punya dan gak mau buat beli tas Kaeril. haha.

Sesampainya kami di dalam stasiun kamilangsung masuk menuju petugas tiket untuk memvalidasi tiket perjalanan. Saya berangkat menuju Malang menaiki kereta api Malabar Express dengan tarif yang tidak biasa senilai Rp 240.000-, untuk kelas Ekonomi, ya maklumlah saya berangkat disaat yang salah, yakni saat musim liburan tiba.

Sekitar jam 4:20 an kereta kami melaju menuju Stasiun Malang Baru. Di perjalanan kami bercengkrama dengan 4 penumpang lain di satu seat, ya seat kelas ekonomi itu 6 orang saling berhadapan masing-masing 3 orang dan ada juga yang 2- 2. Tidak terasa perjalanan panjang kami lewati sekitar 15 jam duduk manis dikereta, hanya diselingi makan, minum dan merokok, ups merokok tidak diperbolehkan diatas kereta.


Malang, 29 Desember 2012
Kami pun akhirnya memijakkan kaki di stasiun Malang dengan keadaan kucel + bau, yaiyalah 15 jam gitu duduk manis kayak anak playgroup dan gabisa ngerokok, bete banget gak sih, cyiiin!? ahaha.. Setelah kami mencapai pintu keluar stasiun kami langsung disambut 3 rekan kami, mereka adalah Dodo (rekan saya yag akan mendaki gunung juga) Lux (wanita yang hobi menjadi tour guide kami selama di malang) Hendra (Orang yg asik, karena 'katanya' dia orang yg cukup berpengaruh di Malang) dan seorang lagi yg saya blm sempat menanyakan namanya.

Kami langsung bergegas masuk ke dalam sebuah warung makan, karena perut kami telah kosong sekitar 5jam, bayangkan 5 jam tanpa asupan makanan juga minuman, sedih banget kaaan???? Makan dan kami langsung lanjut menuju Pasar Tumpang, Ps Tumpang merupakan sebuah tempat bisa dibilang pintu penghantar sebelum kami memijakkan kaki kami di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Sebelum menaiki Jeep atau Truck menuju Ranu Pani (pos pertama pendaki Semeru) kami diwajibkan es kesehatan. Akhirnya kami pun menemukan puskesmas dan kami langsung cek, alhamdulillah tidak ada masalah di kesehatan kami bertiga. Kami pun langsung cari Jeep buat langsung berangkat ke Rabu Pani. Alhasil sekitar jam 1 an kita berangkat ke Ranu Pani barengan dengan tim dari Jakarta Naval Maritim perjalanan dengan mobil dihabiskan sekitar 2 jam.


Ranu Pani, 29 Desember 2012
pk 16:30

Kami tiba di Ranu Pani dan segera melaporkan diri ke Pos. Makan sore ambil persediaan air dan kami langsung berangkat lagi menuju Puncak bersama 12 teman baru kami, ya Naval Maritim. Dengan perasaan yang deg deg serr saya memulai langkah satu demi satu menuju track ke puncak Mahameru.


TO BE CONTINUE....

















Rabu, 11 Juli 2012

Album TARING Milik SERINGAI rilis Rabu 11 JULY 2012

Rabu, 11 July 2012

     Album full ke-2 milik band Southern Rock / Era High Octane SERINGAI baru saja dirilis hari ini, tepat tgl 11 Juli 2012. Album yang diberi titel TARING ini berisi 12 lagu yg didalamnya diisi oleh beberapa lagu milik SERINGAI, "Duo Kribo" dan juga lagu khas suku Batak. Album TARING ini dijual dengan dua kemasan yang berbeda, yaitu Reguler Version yang hanya menggunakan Jewel Case standart, sedangkan Deluxe edition yaitu CD plus poster A3 & stiker. sejauh ini hanya buat 999 pieces.

ini dia penampakan dari ke-2 CD tersebut :
[Regular Version]
 SERINGAI - TARING [Regular Edition]
 Harga : Rp 35.000-,








[Deluxe Edition]
SERINGAI - TARING [Deluxe Edition]
Harga : Rp 75.000-,
Bonus : Poster A3 dan Stiker
Tersedia di : LAWLESS (Jakarta)
                   OMUNIUUM (Bandung)
Hanya dicetak 999 CD






.........and the story just begun.
Ditulis oleh
 Dwi Nur Akbar W a.k.a Wii Wijaksono a.k.a wii2owl a.k.a SANTASLAYS

Rabu, 11 Juli 2012
BERBURU #TARING

   Tepat pkl 07.30 wib saya terbangun dari tidur. Tiba-2 handphone berbunyi dan teman saya yg bernama Yulisar a.k.a Lie memberikan pesan singkat berisikan "Lau siap-2, jam 9.00 ane ke rumah lau." setelah membaca pesan tsb saya lalu bergegas menuju kamar mandi.
     Setelah selesai mandi, sarapan dan berpakaian tepat pkl 8.30 wib teman sekolah saya mengirim sms "Dimana wi? mau daftar ulang jam brp?" ups oiya saya lupa saya masih duduk di bangku SMA kls 3. Saya pun dijemput oleh teman saya dan langsung berlayar menuju sekolah. Setiba disekolah Lie kembali sms "Jam brp nih pergi? Entar kita keabisan 'Deluxe Edition' #TARING nih!".Dan saya membalas "Woles, cuy. Ini ngantri euy bayar daftar ulangnya".
     Sekitar pkl 9.30 kami meluncur dari Jl. Pacinan menuju JL. Ciumbuluit yups menuju Toko Kecil dimana tersedia banyak hal disana OMUNIUUM. Tepat pkl 10.00 wib kami berlabuh di Omuniuum dan... ada sekitar 15 orang sedang mengantri CD SERINGAI. Setelah melewati banyak hal kami pun mendapatkan CD Deluxe TARING milik SERINGAI.

Ini dia penampakannya :
<--- Depan
                              Belakang --->







     Sesampai dirumah saya langsung mendengarkan CD ini dan "Anjing ini baru SERINGAI, TARING gokill!!!" Dimulai Intro dengan judul Canis Dirus selama 1 menit 20 detik dan diakhiri Lagu Gaza +- 6 menit 2 detik.
Tracklist TARING :
1. Canis Dirus
2. Dilarang Di Bandung
3. Taring
4. Fett, Sang Pemburu
5. Tragedi
6. Serenada Membekukan Api
7. Descotheque
8. Program Party Seringai
9. Lagu Lama
10. Lissoi
11.Infiltrasi
12. Gaza

Tanpa basa-basi saya kupas apa sih di dalam Deluxe Edition ini.
Ini dia penampakannya :
Cover (Front)

   

 Ini dia CD-nya

Dan Ini Bonusnya, Stiker dan Poster ukuran A3

SELAMAT BERBURU!!! Jangan beli bajakan, beli CD Original dan Support band dengan dateng ke Show dan Beli Merch Original...
     Nah itu tadi sedikit tentang perburuan album TARING milik SERINGAI. Thanks for Read :)

MUCHAS GRACIAS !!! HAIL \m/

Kamis, 19 April 2012

Tips-Tips Untuk Mengatasi Geng Motor


Holla! Saya mau sedikit mengungkapkan perasaan dalam diri saya tentang permasalahan yg sedang marak kita dengar, yupsi "Geng Motor". Latar belakang permasalahan ini saya rasa akibat kurangnya wadah untuk anak muda di Indonesia untuk berkarya, mulai dari Lapangan Pekerjaan yang sulit dan kehidupan masyarakat Indonesia yang amat sangat keras.
Saya punya beberapa tips supaya geng motor dapat dihentikan, namun ini opsi yang saya kira bisa mengurangi dan bahkan menanggulangi permasalahan yang marak hadir di televisi nasional Indonesia.

Beberapa opsi yang saya pikirkan adalah :
1. Sasana Tinju
Seharusnya pemerintah mendirikan Sasana Tinju khusus untuk para geng motor yang gemar berkelahi. Pendaftaran dan segala macam hal janganlah disinggung alias gratisss. Dengan begini kita bangsa Indonesia bisa memunculkan Petinju Petinju berkualitas yang memiliki kemampuan terpendam. Daripada mereka berkelahi sesama geng atau malah melukai warga sipil yang mereka temui, lebih baik mereka masuk Sasana Tinju yang dikelola oleh pemerintah.

2. Track Balap (Lintasan Balap)
Berikanlah kemudahan dalam menggunakan arena balapan motor di Indonesia. Perbanyak track balap, dikhususkan untuk para Geng Motor yang gemar menunggangi si kuda besi milik mereka. Bakalan banyak pembalap-pembalap berkualitas yang tersaring dari hal ini. Asli Indonesia punya banyak generasi muda yg berbakat, namun sayang tidak ada wadah apresiasi yang layak.

3. Keamanan Secara Honorer
Mengapa tidak dibuat sekolah khusus untuk orang-orang yang ditakdirkan mempunyai skill di bidang permainan samurai, tongkat, dll ? Disini kita dapat membuat lapangan kerja baru, yaitu para anggota geng motor yg punya skill lebih ini bisa bekerja sebagai "Keamanan" secara kontrak (ex : mereka diberdayakan untuk menjaga Bank, Stadion Sepakbola, atau bahkan menjadi Body Guard pribadi). Lumayankan mereka bisa punya uang tanpa harus bekerja keras memeras orang yg lagi lewat.

4. Lahan Untuk Parade Band
Opsi terakhir ini saya tujukan khusus untuk pemerintah, karena saya rasa tempat mengapresiasikan diri di bidang musik sudah cukup sulit kita lakukan, karena tidak adanya tempat dan perijinan yang sulit. Para anggota geng motor dapat moshing, stage diving, powgo atau apapun yg berbau dance saat musik-musik independen yang dimainkan. Mereka diberi kepercayaan menjadi keamanan acara, karena saya rasa aparat kepolisian kurang tanggap dalam masalah musik underground, mereka hanya suka mempersulit, ehehe maaf ya Pak Polisi, bukan maksud saya buruk.

Nah sobat, itu beberapa opsi yg saya pikirkan dalam otak saya saat perjalanan pulang dari Headcore Barbershop menuju Rumah saya di Cimahi. Saya berfikir bahwa opsi saya ini dapat mengurangi hal-hal dan tindakan-tindakan yg kurang berkenan dari para anggota geng motor. Sekian dari saya, sampai jumpa! :)

Senin, 16 April 2012

Sejarah Singkat VETABLE

VETABLE adalah sebuah produk kaos berlatar belakang seni menggambar dan musik sebagai acuannya. VETABLE didirikan oleh Dwi Nur Akbar W ( Wii Wijaksono ) pada tanggal 27 July 2011. Awalnya VETABLE hanyalah sarana Wii untuk menuangkan rasa amarah, sedih bahkan gembira nya lewat gambar, namun seiring waktu berlalu hasrat untuk menjadikan VETABLE sebuah bisnis untuk membantu permasalahan ekonomi anak muda. Alhasil VETABLE mulai dirintis oleh Wii pada bulan Februari 2012, dibantu oleh beberapa teman untuk promosi, rencananya VETABLE akan rilis pada tanggal 15 Mei 2012. - VETABLE ART HOUSE -

facebook.com/VETABLE
twitter.com/VETABLE

Kamis, 15 Maret 2012

Sickest Boys - Untittled

Telah ku curahkan resah di dalam hati
Namun engkau tetap berdiam
Seakan tak pernah anggap ku ada

Ku hanya bisa memujamu
Namun dirimu tak bisa
Cinta takkan pernah bersatu

Ini cerita cinta yang tak terbalaskan
Mengagumi, mencintai namun sayang
Ku tak dapat milikimu

Dirimu, tegakah kamu
Biarkan ku terpuruk
Menunggu dirimu

Wahai kau disana bahagia
Namun aku hanya bisa
Rasakan sakit, rasakan pedih karena mu

Hey! mengapa kau
Gantungkan ku, biarkan ku
Hingga akhirnya ku putuskan
Tuk tinggalkan mu.....